“Memadamkan Api”

Memadamkan api dengan shalat. Allah berfirman, “...Dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Sesung­guhnya, perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapus­kan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk…” (QS Hud [ 11]: 114)

Di atas merupakan ayat yang paling memberikan harapan kepada manusia. Sabda Nabi, “…Sejak seseorang mulai berwudhu, dosa-dosanya berguguran. Dan tatkala dia berdiri melaksanakan shalat dan berbicara dengan Allah dengan penuh perhatian, dia telah bersih dari dosa.”

Juga Rasulullah Saw. bersabda:

“Saya mendengar bahwa ada seorang malaikat yang me­nyeru manusia pada setiap waktu-waktu shalat sebagai ber­ikut, Wahai putra Adam, dirikanlah shalat demi mema­damkan api yang kalian nyalakan lantaran perbuatan keji yang telah kalian lakukan.’…

…Kemudian ada di antara kalian yang bangkit dan melaksanakan shalat, lalu dosa-dosa mereka diampuni. Kemudian mereka kembali melakukan perbuat­an dosa dan api pun kembali menyala berkobar-kobar….

Tetapi, saat tiba waktu shalat berikutnya, malaikat kembali menyeru untuk memadamkan api yang berkobar-kobar … dan hal ini terjadi berulang-ulang hingga mereka tidur dalam keadaan dosa-dosa mereka telah diampuni oleh Allah Swt.”

Al-Quran memberikan tempat utama kepada ibadah sha­lat. Tak kurang dari 234 ayat mengenai shalat. Di antaranya, sebuah ayat yang mengisahkan orang-orang yang dijebloskan ke dalam Saqar—suatu lembah di Neraka Jahanam:

“(Kepada mereka ditanyakan): `Apakah yang memasuk­kan kamu ke dalam Saqar?’ (Mereka menjawab): ‘Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat'” (QS A1-Muddatstsir [74] : 42-43)

Hanya seorang musafir, yang akan menemui titik akhir perjalanannya.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

error: Alert: Content is protected !!